Hobi Membawa Berkah Pribadi dan Sesama

Dengan latar belakang di bidang desain interior dan berprofesi sebagai dosen arsitektur, Wiwiek Ambarwati dari kecil sudah suka membuat rajutan dan itu juga didukung oleh sang ibu yang mengajarinya. Seiring waktu ketrampilan merajutnya menjadi lebih bervariatif, disamping mulai banyak mempelajari berbagai teknik dan pola rajutan.

Dari kegemarannya ini Wiwiek ingin mengenalkan dan berbagi ilmunya ke para tetangga rumah, dan bahkan ke beberapa orang yang berminat dengan merajut. Kemudian setelah itu Wiwiek memberikan beberapa pelatihan merajut secara gratis kepada masyarakat yang ingin belajar merajut.

Pada pasca erupsi Merapi 2010 Wiwiek memberikan pelatihan kepada para pengungsi di stadion Maguwoharjo (saat itu dijadikan sebagai barak pengungsian) untuk memberikan ketrampilan selama pengungsian, karena banyak para pengungsi yang mengalami trauma
sehingga perlu diberikan kegiatan positif untuk membantu pemulihan secara psikologis. Selama mendapatkan pelatihan merajut mereka sangat senang dan bisa melupakan kesedihan yang mereka alami, bahkan setelah pengungsi kembali ke tempatnya masing-masing Wiwiek masih melanjutkan pelatihannya.

Melihat dari banyaknya peserta merajut yang ikut dalam pelatihan maka dibentuklah komunitas merajut yang dinamakan “Omah Rendo” yang aktifitasnya juga dilakukan di rumahnya di perumahan Candi Gebang Permai P-7, Wedomartani, Sleman.

Wiwiek memasarkan hasil karya komunitas rajutnya melalui beberapa pameran maupun secara online. Rajutan hasil karya Wiwiek memiliki kualitas yang bagus, dimana tidak akan mudah rusak jika dicuci dengan mesin. Karena itu Wiwiek mengatakan kalau dalam seni rajutnya ada tekniknya dan tidak asal bikin dan ini semua Wiwiek ajarkan kepada siapapun secara gratis.

Leave a Comment